Desa Dermaji

Kecamatan Lumbir Banyumas

Dermaji yang Saya Kenal

Kali pertama saya datang ke Desa Dermaji Kecamatan Lumbir, ketika belanja informasi dalam perjalanan jurnalistik bersama Bupati Banyumas Djoko Sudantoko. Rombongan masuk dari Darmakradenan Kecamatan Ajibarang, menuju arah Gumelar kemudian belok kiri. Ketika melintasi hutan pinus rombongan berhenti untuk makan siang, dan langsung keluar Dermaji lewat  Karangpucung Kabupaten Cilacap.

Kali kedua ketika mengantar warganegara Inggris yang mempunyai keterampilan membuat tempe di negaranya yang dingin. Dia ingin melihat aktivitas warga Dermaji dalam membuat tempe. Dia membuat tempe di Inggris dan konsumennya adalah warga Indonesia yang tinggal di Inggris.

Kali ketiga datang ke Dermaji ketika mengadakan pelayanan pencegahan kanker serviks metoda IVA (Inspeksi Visual Acetic acid) kerjasama Rotary Club of Purwokerto dengan PMI Cabang Banyumas. Tim Rotary dipimpin dokter Tonny S Moerdijat SpOG bersama bidan-bidan anggota Rotary Community Corps (RCC) Utami.

Kegiatan itu bersamaan pengobatan gratis oleh PMI dipusatkan di SMP Satu Atap di Grumbul Citunggul yang lokasinya agak jauh dengan grumbul lainnya di Desa Dermaji. Rombongan harus melewati Desa Tayem Timur Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Lokasi grumbul berada di pinggiran hutan pinus.

Kali keempat datang ke Dermaji bulan November 2009, ketika memberikan pelatihan keterampilan membuat makanan dari singkong yaitu stik singkong dan lanting milenium, serta membuat kacang molen. Saya dan istri harus bermalam di rumah Mas Bayu 2 hari. Apalagi untuk menjangkau Grumbul Citunggul harus ngojek.

Kegiatan IVA 

Datang ke Dermaji sudah tidak keget dan takut lagi karena jalannya yang naik dan turun dengan belokan 60 derajat. Januri 2010 datang bersama Tim Rotary Club Purwokerto untuk pelayanan  IVA sehingga kami sudah mengenal warga Dermaji dengan baik, terutama ibu-ibu yang pernah mengikuti pelatihan keterampilan dan yang periksa IVA.

Nah, berturut-turut pada tahun 2011 diadakan IVA dan dihadiri juga pengusaha Rita Pasaraya Buntoro, dan pengusaha restoran Pringsewe Agus Hardyanto. Mereka berdua sangat senang karena datang ke Dermaji bagaikan rekreasi dan touring dengan jalan yang mengasyikkan. Bulan Februari 2012 saya datang lagi ke Dermaji untuk kegiatan IVA karena masyarakat masih antusias untuk periksa IVA.

Kini, Dermaji yang saya kenal sedang mempersiapkan lokakarya Gerakan Membangun Desa untuk wilayah Barat. Kesibukan persiapan telah didukung teman-teman yang dikomandani Mas Budi Kades Melung, juga Mas Jalu teman lama saya, juga ada mas Ibad, mas Pri Anton Subardio dan sebagainya. Semoga semangat mas Bayu, Mbak Zulaechah, beserta perangkat Desa Dermaji akan memicu semangat teman-teman Kades di Kecamatan Lumbir. Selamat dan semoga sukses.

Anton Soeparno, pernah bekerja di Harian Suara Merdeka dan Sekretaris Rotary Club Purwokerto.

Did you like this? Share it:

Baca tulisan terkait:

  • Tidak ada tulisan terkait!
This entry was posted in Kabar Kampung and tagged , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Dermaji yang Saya Kenal

  1. wahana berkata:

    wah… aku sbg warga Dermaji bangga, ternyata desaku yang dikelilingi hutan justru membuat banyak orang suka…

    thanks.. mas Anton..

  2. harry yhon berkata:

    q juga bngga dapet testimoni dari wartawan senoir ….. thanks pak anton atas kpduliannya …

  3. gunawan berkata:

    permisi bapak2 ibu2, utk jalur Paningkaban – Dermaji – Tayem Timur – Karangpucung itu kondisinya bagaimana ya ? Apa cukup baik & memadai utk dilewati rombongan touring spd motor ? Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • museum desa
  • Tulisan Terakhir

  • Arsip



  • Desa ini merupakan anggota jaringan :